Jnius.co.id – Anda gemar berselancar di media sosial, terlebih menggunakan Twitter atau Instagram? Jika ya, tentu Anda telah akrab dengan simbol “#” atau yang sering disebut tagar atau yang lebih dikenal dengan istilah hastag ini. Seperti ketika Anda berselancar di Instagram, maka banyak orang yang berbagi foto dengan menyertakan hastag beruntun panjang ke bawah dengan diikuti kalimat yang menyertainya.

Banyak yang mempertanyakan, berapa banyak kita sebaiknya menyertakan hastag dalam setiap postingan di media sosial? Karena dalam prakteknya, hastag dibuat dengan jumlah yang sangat banyak dengan kalimat yang berbeda-beda. Lalu, seperti apakah membuat hastag yang baik itu? Sebelum menjawab pertanyaan tersebut, ada baiknya Anda memperhatikan beberapa informasi di bawah ini!

Sebenarnya, untuk Apa Tujuan Hastag Ini?

Pada beberapa artikel sebelumnya, hastag memang pernah disinggung sedikit. Namun, masih saja banyak yang mempertanyakan tentang apa tujuan hastag ini dibentuk. Jangan hanya menganggap bahwa hastag ini adalah tren untuk sesaat saja, melainkan hastag begitu membantu Anda dalam menjalankan bisnis Anda di media sosial.

Pernahkah Anda melihat bahwa isi hastag ini akan berbeda bergantung dari tujuan akun media sosial itu dibuat? Misalnya saja, jika Anda memiliki akun bisnis di Instagram yang menjual berbagai model pakaian untuk pria. Maka, Anda akan memberikan hastag semacam #BajuKemejaCowokMurah #KemejaDistro dan masih banyak berbagai hastag lainnya yang menggambarkan produk Anda.

Berbeda halnya ketika Anda memiliki akun pribadi (personal) di media sosial. Maka, hastag yang Anda buat pun lebih bersifat santai dan biasanya hanya digunakan untuk lucu-lucuan saja. Misalnya, seperti #GuaMahGituOrangnya dan lain-lain. Itu artinya, hastag ini dibedakan berdasarkan dari tujuan akun Anda dibentuk. Apakah untuk kepentingan bisnis atau hanya untuk kebutuhan personal saja.

mun, apabila Anda menggunakan hastag tersebut untuk kepentingan bisnis, maka hastag dapat Anda gunakan untuk membantu mencari target market yang tepat. Tak hanya itu saja, hastag untuk kepentingan bisnis juga sangat berpotensi membangun sebuah brand untuk produk Anda. Hal ini dapat terlihat dengan jelas ketika Anda menggunakan Instagram.

“Hastag untuk kepentingan bisnis akan jauh lebih efektif untuk memberikan informasi yang relevan di antara customer dan pelaku bisnis.”

Seperti yag telah kita ketahui, Instagram merupakan sebuah media sosial berbagi foto dan gambar. Dengan menonjolkan kualitas secara visual, media sosial ini tengah berkembang menjadi alat pemasaran untuk bisnis Anda. Ya, Instagram sering dijadikan sebagai alat untuk promosi dan mengembangkan strategi marketingnya untuk memperoleh customer yang lebih tertarget.

Pada dasarnya, hastag untuk kepentingan bisnis ini bertujuan untuk menghubungkan brand bisnis Anda dengan orang lain melalui hastag yang sama. Untuk itu, apabila Anda menggunakan hastag untuk bisnis, maka gunakan hastag yang pada umumnya dipakai untuk menggambarkan produk bisnis Anda.

Jika tujuan Anda adalah ingin memanfaatkan hastag ini untuk personal branding, maka hal tersebut akan berbeda. Untuk menunjang tujuan personal branding Anda, maka dari itu sebelumnya Anda telah memiliki akun yang siap untuk digunakan. Lakukan strategi promosi Anda dengan baik dan benar, selanjutnya sertakan hastag pada setiap postingan Anda di media sosial.

Sederhananya, Jnius telah merumuskan tentang beberapa hal yang dapat Anda lakukan dengan memanfaatkan hastag untuk kepentingan personal branding Anda. Pertama, jika Anda membuat postingan di media sosial, jangan menyertakan lebih dari tiga hastag. Hal tersebut dikarenakan, postingan Anda akan terbaca sebagai spamKedua, jangan lupa hanya menyertakan hastag pada media sosial yang mendukung fitur hastag yang nantinya akan melakukan hyperlink otomatis.

Seperti yang telah disinggung pada bahasan di atas, secara tidak langsung hastag akan menghubungkan produk Anda ke dalam berbagai macam saluran (terkotak-kotak). Dengan demikian, hal itu secara tidak langsung juga dapat menambah pengikut atau follower Anda di media sosial. Tentunya hal ini menjadi keuntungan lebih bagi Anda untuk semakin gencar memberikan penawaran-penawaran terkait dengan produk yang Anda jual. Karena, pada dasarnya semakin banyak follower di media sosial, maka Anda pun akan semakin efektif dalam menjual produk Anda dengan cepat.

Leave a Reply