Jnius.co.id – Pengertian VPS atau kependekan dari Virtual Private Server, mungkin menjadi istilah yang tergolong asing di telinga beberapa orang. Bagi yang sudah mahir berkecimpung di dunia website dan hosting, mungkin sudah tak asing dengan istilah tersebut. Namun, beberapa diantara kita mungkin masih bertanya – tanya, kira – kira apa itu VPS? Kali ini, Jagoan Hosting akan menjelaskan mengenai pengertian VPS dan kapan kita membutuhkannya.

Singkatnya, Pengertian VPS adalah sebuah server fisik yang dibagi menjadi beberapa virtual server, dimana masing – masing virtual server yang dapat diinstall OS sendiri. Secara garis besar, VPS masih mirip dengan shared hosting, namun memiliki resource yang lebih besar, dan virtualisasi pada setiap server. Dengan virtualisasi tersebut, memungkinkan kita untuk menginstall OS dan software tambahan sesuai kebutuhan, yang mana tidak dapat kita lakukan di shared hosting.

Bahkan, saat ini juga sudah tersedia VPS yang spesifikasinya, seperti diskspace, RAM, CPU, dan IP Public yang dapat kamu custom sesuai kebutuhan websitemu.

Walaupun, tidak murni menempati satu server, tapi VPS bekerja seperi sebuah server yang berdiri sendiri. VPS memiliki process, user, files dan menyediakan full root access. Setiap VPS mempunyai alamat IP, port number, tables, filtering dan routing rules sendiri. Setiap VPS dapat delete, add, modify file apa saja, termasuk file yang ada di dalam root, dan install software aplikasi sendiri atau konfigurasi root application software-nya.

Jika sudah mengetahui mengenai pengertian VPS diatas, lantas kapan website kita membutuhkan VPS? Berikut jawabannya!

 

 

Website yang ramai pengunjung tentu merupakan idaman bagi setiap pemilik website. Tetapi, apabila layanan shared hosting kita sudah tidak cukup untuk memenuhi kebutuhan websitemu, tentu hal tersebut akan menjadi bencana besar. Oleh karena itu, layanan hosting dengan resource yang lebih besar merupakan jawabannya. Namun, hal tersebut tentu akan memakan biaya yang tidak sedikit apabila kamu menggunakan Dedicated Hosting.

Nah, VPS bisa menjadi pilihan yang tepat, karena resource yang ditawarkan VPS lebih besar dan lebih leluasa daripada shared hosting. Sehingga, akan membuat performa website kita tetap prima.

 

 

Banyak diantara para web developer dan webmaster yang membutuhkan software tambahan untuk website / aplikasi onlinenya. Namun, tidak jarang software yang mereka butuhkan memerlukan instalasi tambahan dan tidak didukung pada layanan shared hosting. Jika sudah begitu, maka layanan VPS adalah jawabannya!

Dengan menggunakan VPS, akan memungkinkan kita sebagai pengguna untuk melakukan instalasi software tambahan sesuai kebutuhan kita.

 

 

Pernahkah websitemu mengalami down karena pengunjung yang tiba – tiba membludak, yang diakibatkan karena limited resource?. Jika iya, maka VPS DevOps adalah pilihan yang tepat!

Dengan menggunakan VPS DevOps, akan memungkinkan kita untuk mengubah resource, seperti diskspace, RAM, dan CPU kapanpun. Misal, apabila pengunjung website kita tiba – tiba membludak dan membutuhkan tambahan RAM. Maka kita bisa langsung mengupgrade RAM VPS kita langsung, tanpa perlu melalui proses upgrade melalui Customer Service ataupun ticket/email.

Kita bisa menambah resource VPS kita, langsung melalui panel di member area dan otomatis resource kita akan bertambah. Kemudian, biaya upgrade akan dipotong otomatis dari deposit Point System (PTS) yang kita miliki secara harian, sesuai pemakaian resource kita pada hari itu.

Kesimpulan VPS Server

VPS adalah pilihan yang pas jika kita membutuhkan pake yang lebih fleksibel dan customable daripada layanan shared hosting, dengan biaya yang tentu lebih murah daripada Dedicated Hosting. Dengan VPS, akan memungkinkan website kita menikmati keunggulan yang sama seperti Dedicated Server, namun dengan biaya dan effort yang relatif lebih kecil. Karena, Dedicated Server sebenarnya membutuhkan waktu yang relatif lebih lama dan teknik yang lebih sulit untuk manajemennya.

Leave a Reply